Pohon

Kita adalah cerita yang belum jadi. Dan karena itu, kita perlu menyerahkan keringat pada lantai bumi untuk menyelamatkan sekelompok burung yang terancam kematian karena ketiadaan buah, biji dan pohon.

Hutan yang sehat dan rimbun adalah rumah dan tempat mereka mencari makan. Dahannya menjadi tempat bercinta.

Semua terkait. Burung pada buah, buah pada pohon, pohon pada air, air berteduh pada lumut, lumut pada hujan, hujan pada air.

Di hutan, ranting adalah tangkai waktu.

Yang kering akan patah sebelum kematian yang pasti.

Kita menanam pohon agar di masa depan kesulitan digantikan kemudahan. Agar tak ada tragis.

| Afrizal Akmal 
| Gambar: Sketsa hutan wakaf Zul M S.


T-Shirt: Iwan Podol

Iwan Podol yang memiliki nama asli Ridwan Setiawan adalah salah seorang yang paling mengetahui, dihormati dan sangat langka untuk ahli species badak di dunia. Atas dedikasi itulah kami (volunteer inisiatif hutan wakaf) merilis t-shirt khusus edisi donasi hutan wakaf bertema Abah Badak Indonesia dengan gambar siluet Iwan Podol.

Iwan Podol lahir di Labuan Banten pada tanggal 28 April 1969. Sejak kecil ia tertarik dengan kegiatan alam terbuka dan juga mempelajari ilmu biologi secara otodidak. Ia berjuang untuk terus maju, baik dalam berpikir dan bertindak.

Selepas pendidikan Sekolah Menengah Atas, Iwan Podol  menyelami ragam pekerjaan, antara lain sebagai kenek bus Labuan CN Murni. Karir di dunia penyelamatan lingkungan hidup ia mulai di era 1990 dengan bergabung menjadi staff lapangan untuk survey dan monitoring Badak Jawa di WWF - Indonesia Ujung Kulon Programme. Sejak itu Iwan terus aktif dan berjuang di konservasi Badak Jawa.

Saat ini  Iwan Podol merupakan ahli dibidang satwa, khususnya Badak Jawa di Taman Nasional Ujung kulon. Iwan dengan setia mendedikasikan dirinya di konservasi badak. Dari beberapa publikasi terlihat bahwa ia sangat skill dibidang penelitian Badak Jawa, diantaraya monitoring dan inventarisasi pencarian badak dengan ragam metode, inventarisasi badak hingga camera trap. Ia sangat mengetahui berbagai tumbuhan pakan badak.

Tidak melulu pada Badak Jawa, tetapi Iwan Podol terus meneliti diluar pulau jawa.  Ia membantu meneliti Badak Sumatra di berbagai kawasan hutan di Indonesia seperti di hutan Aceh, hutan Kalimantan Barat dan di  Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.

Berbicara Iwan Podol berati kita berbicara tentang konservasi badak di Indonesia.
Apresiasi yang tinggi untuk Iwan Podol - Abah Badak Indonesia.

| Naskah dan photo: Aceh Indiephoto
| Editor: Afrizal Akmal


Sosok: Bahlias Putra Gayo

"Hutan adalah sarang ilmu pengetahuan."
Itualah prinsip dan dedikasi Bahlias Putra Gayo. Ia sering dipanggil dengan sebutan Babe, yang merupakan guru, mentor dan sahabat, beliau lucu dan seringkali suka bercanda. Tetapi sangat serius saat melakukan ploting tanaman untuk studi fenology. Beliau adalah ahli fenology (tanaman hutan) dan primata hutan Aceh.

Soal fisik dan tenaga; di usia beliau yang sudah tua masih sangat tangguh dan bersemangat. Ibarat mobil VW lambat tapi pasti dan tidak pernah capek dalam pendakian. Ya, ibarat mesin diesel aja ini babe. Makin tua makin jadi.

Pria Gayo yang lahir di Kutacane 62 tahun yang lalu ini mendedikasikan ilmunya di hutan dalam bidang fenology (ilmu tanaman hutan) dan primata. Bekerja di hutan Aceh sejak tahun 1987 hingga sekarang. Hampir seluruh hutan Aceh telah ditelitinya.

Aktivitas harian beliau lainnya adalah sebagai petani coklat dan peternak ikan mas di kampung halamannya, Kutacane, Aceh Tenggara. 

Apresiasi yang tinggi untuk Babe Bahlias.





| Narasi dan Photo: Aceh IndiePhoto
| Editor: Afrizal Akmal