Jalan Sunyi

Saat kita mengalami sesuatu begitu saja, kita cenderung tidak melihatnya sama sekali.

Ya, seolah-olah segala sesuatu itu tidak ada. Segala sesuatu itu tidak memiliki pengaruh terhadap kehidupan kita.

Pendekatan intelektual sering mengalami kelemahan dan kita merasa tidak lebih seperti penonton yang sedang melihat kehidupan melalui lorong kecil yang tidak dapat ditembus.

Begitulah. Kita melihat kehidupan di sekitar, namun tidak mampu merasakan energinya.

Jalan sunyi adalah sebuah cara dimana kita ikut menjadi bagian dari objek pikiran kita, melakukan persepsi langsung. Meditasi.

Misalnya saat kita menggunakan konsep sederhana tentang pohon sebagai subjek; kita mungkin akan merasakan siklus kehidupan, hubungannya dengan matahari, udara, air dan bumi. Kita mungkin akan merasakan sensasi dari naik turunnya cairan makanan dalam batang pohon dan bahkan ikut merasakan pertumbuhan pohon yang perlahan-lahan. Ini akan membawa kesadaran yang bisa membentuk perilaku dan penilaian kita terhadapnya.
Lewat jalan ini kita dapat mengenal pohon, bukan hanya mengetahui.

Keterlibatan langsung melalui sebuah kesadaran bisa menghasilkan interaksi yang berbeda dari pengalaman hidup apa pun. Sebuah bentuk kesadaran baru.

Jika kita tidak turut merasakan siklus kehidupan pohon, kita tidak merasa terluka bila hutan dihancurkan.

Metode ini tidak merendahkan fungsi intelektual melainkan sebagai penyeimbang lewat pengembangan intuisi dan kesadaran total. Ia menghasilkan persepsi yang sempurna, jauh lebih lengkap daripada pandangan intelektual saja.

Pada akhirnya kebijaksanaan akan muncul; bukan dengan sebuah penjelasan, tetapi dapat dirasakan saat tingkat pikiran yang lebih tinggi mulai aktif. Refleksi hakikat sejati – realitas yang mengagumkan.

|Afrizal Akmal, 2016 |




1 komentar:

  1. Ya, itu luar biasa. Dengan cara itu kita bisa mendekati semua makhluk dan semua fenomena. ... kalau kita terbuka. ... Terimakasih ya.

    BalasHapus