REDD, Runtuhnya Kepercayaan

Sikap yang tak pernah disetujui oleh ideologi kapitalisme adalah sikap hormat terhadap norma-norma moral. Tidak berhenti disitu, kapitalisme juga mampu mempengaruhi banyak orang untuk mengabaikan semangat bermasyarakat, sambil mengumbar birahi kepentingan atas diri sendiri.

Dari nilai-nilai yang terus runtuh itu, sulit untuk menemukan public spirit. Kisah orang tua uzur yang menanam pohon menjadi langka atau tak pernah lagi kita temukan, sebab semua telah masuk dalam mesin penghitung. Keuntungan lintas generasi tidak menjadi bagian yang dikalkulasikan. Memindahkan duri di jalan menjadi aneh, membantu orang lain untuk menyebrangi jalan bisa dianggap sok pahlawan. 

Dan di pasar, tegaknya pasar bersebelahan dengan negara. Pasar diperlukan dan penting, namun negara seringkali bertindak buruk. Kekuasaan dan kesewenang-wenangan birokrasi yang hendak mengendalikan perilaku, menambah wajah buruk. Lalu roda ekonomi digerakkan oleh deregulasi dan privatisasi. Hal lain yang telah dilupakan adalah nilai-nilai institusional atau non-komoditas, yang tidak bisa diukur  semata-mata dengan nilai tukar.

Raibnya nilai-nilai institusional di luar pasar dengan sendirinya telah membiakkan sikap tidak saling percaya mempercayai. Ketika itu terjadi, maka tukar menukar komersial sesungguhnya tidak akan berjalan efektif, perjanjian kontrak menjadi tinggi ongkosnya.

Pasar carbon yang tengah menjadi agenda global tidak terlepas dari isu yang berkenaan dengan kepercayaan. Mengapa kepercayaan menjadi hal yang sangat penting di dalam REDD? Sebab melibatkan uang dalam jumlah yang besar dan diikuti oleh insentif-insentif bagi yang ingin melakukan manipulasi dan eksploitasi, disamping harapan-harapan yang terlanjur tinggi.

Kecurigaan dan antipati terhadap inisiatif-inisiatif yang terkait dengan REDD bukan tidak beralasan, ini dipicu oleh pengalaman begitu banyak sumber daya hutan yang sudah dipertaruhkan akibat kegagalan negara dan industri kehutanan dalam mewujudkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat lokal di masa lalu. Disinilah runtuhnya sebagian besar dari kepercayaan itu.

0 komentar:

Posting Komentar