Menabung Pohon

Salah satu cara mengajak anak mencintai lingkungan hidup adalah dengan memperkenalkan pohon kepada mereka sejak dini. Memperkenalkan pohon tidak cukup dengan bercerita, melihat gambar dan membaca-baca buku saja. Tetapi penting untuk memperkenalkannya secara langsung di alam nyata, bisa dimulai dari menyemai benih, menanam bibit pohon di polibag dan merawatnya.

Orangtua berperan penting dalam mengajak anak untuk mencintai pohon. Jadikan menanam pohon menjadi gaya hidup anak-anak kita. Selain menyehatkan, merawat pohon dengan tangan mereka sendiri juga dapat menanamkan rasa cinta pada lingkungan hidup.

Jika tidak memiliki tempat yang luas untuk membangun nursery, cobalah siasati dengan membuat greenhouse mini di beranda atau teras rumah sekalipun dengan pot atau polibag.

Saya sendiri sedang mengajari anak untuk mencintai pohon jabon. Mulai dari menyemai, menanamnya di kebun sampai dengan merawatnya. Lebih dari itu, saya berharap kelak pohon-pohon ini akan menjadi tabungan bagi mereka saat tumbuh menjadi dewasa. Cara menabung semacam ini (menabung pohon) menjadi gaya hidup baru di keluarga kami. 


Pohon-pohon jabon akan memberikan keuntungan yang istimewa pada tahun ke enam. Jika anak kita berusia tiga tahun pada saat menyemai benih jabon, maka pada ulang tahunnya yang ke sembilan dia sudah dapat memanen tabungannya sendiri dari investasi hijau ini. Sebuah kado ulang tahun yang sangat istimewa. Insyaallah....

Sebagai catatan, pohon jabon siap dipanen ketika sudah berumur 5 atau 6 tahun setelah tanam. Lingkungan sehat, anak-anak kita juga menjadi sehat....  Semoga.!


|Afrizal Akmal, 2011|. 

2 komentar:

  1. Assalammu'alaikum. Wah,saya sangat tertarik dengan artikel-artikel di blog anda. Mohon izin untuk selalu membaca karena saya juga sangat tertarik di bidang sustainable development. Terima Kasih

    BalasHapus
  2. Terima kasih atas apresiasinya bung Heru.
    Semoga bermanfaat.
    wa'alaikumsalam dari saya kembali.

    Afrizal Akmal

    BalasHapus