Banjir, Sebuah Pesan Singkat

Bagi sebagian besar kita, mungkin banjir telah dipandang hanya sebagai “penghancur”, terlebih lagi banjir bandang yang datang begitu cepat dan mampu menghancurkan apa saja yang ada didepannya. Tetapi mari kita memaknai sisi lain yang lebih substasial dari sekedar bencana.

Banjir sesungguhnya mengajak kita untuk melihat lebih dalam lagi ke sekeliling kita. Marilah kita melihat tingkah polah kita sendiri melalu cerminan banjir itu. Apakah kita tidak menaruh perhatian sedikitpun terhadap sesuatu yang kita temui disekitar kita? Sesungguhnya kita sedang mengabaikan keseimbangan alam, meremehkannya, tidak peduli dan rakus, hingga akhirnya datanglah sebuah pesan singkat itu; banjir bandang.

Satu hal yang sering kita lupakan bahwa air mempunyai kemampuan untuk membedakan antara kebaikan-kebaikan dan keburukan-keburukan dengan gelembung-gelembung yang dihasilkannya. Air memiliki pesan sangat penting kepada kita. Energi getar (vibrational) yang kita miliki, pikiran kita (baik atau buruk), kata, ide dan bahkan irama hidup kita, sesungguhnya mempengaruhi struktur molekular air.

Air bukan hanya menampakkan fisikalnya, tetapi bentuk molekularnya juga berubah. Energi atau getaran lingkungan akan merubah bentuk molekular air. Dalam artian ini, air tidak hanya memiliki kemampuan untuk secara visual merefleksikan lingkungan  namun juga secara gerakan ritimis molekularnya mencerminkan lingkungan. 

Air akan memberikan manfaat-manfaat khusus seperti memberikan penyembuhan (healing), kepada siapa saja yang memperlakukan dan memberi perhatian baik kepadanya. Demikian juga sebaliknya, air akan “membalas” terhadap perlakuan buruk kita terhadapnya.

Sampai disini, saya telah sampai pada kesimpulan bahwa banjir bandang yang sering melanda negeri ini adalah sebuah pesan singkat (Short Message) dari air. Air telah mengirim signal kepada kita agar berlaku baik terhadap alam sekitar kita. Tanggalkanlah perilaku buruk dan rakus kita, hentikan eksploitasi yang berlebihan terhadap alam.  

Jika kita mampu berperilaku baik terhadap alam, ia akan mengirimkan pesan baiknya kepada kita. Air akan datang sebagai mukjizat dan obat, bukan sebagai bencana.

0 komentar:

Posting Komentar