Kuli PU Besar Jasa Mu


Kuli PU, sebuah komunitas masyarakat yang nyaris tidak ada tempat untuk “protes”, sebuah potret keprihatinan yang memilukan bagi mereka yang perduli akan nasibnya. Hampir semua pekerjaan kotor dan berbahaya mereka lakukan. Betapa besar jasanya, tenaga mereka telah menguntungkan bagi banyak orang.

Dinamika ini memberi signal kepada kita bahwa konsep kelas sosial masih merupakan kategori yang mendasar dalam struktur sosial. Posisi kelas sosial telah diterjemahkan sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi gaya hidup dan kesadaran individu.
Faktor-faktor itu telah lama menggumpal menjadi dua kelompok besar yang jurang sosialnya begitu dalam, yaitu antara borjuis dan proletar. Kelas yang berbeda ini sangat sensitif terhadap konflik-konflik yang selama ini begitu kerap terjadi di negeri ini.

Kuli PU… sering kita dapati dalam “penjara-penjara struktur sosial”, dalam ruang kenyataan yang ekstra-eksploitatif - menjadikan mereka selalu tergantung dan tidak kuasa melawan ketika tingkat upah mereka tergantung dari sejumlah “dewa” pengusaha dan birokrasi culas.
Dimanakah harapan untuk memperbaiki nasib dalam ke-cemarutan pengelolaan finansial negeri ini? Disisi lain, komunitas masyarakat ini telah dipandang sebagai kenderaan yang dapat memberi manfaat dalam proses politik dan kekuasaan. Lagi- lagi Kuli PU menjadi kenderaan penting dari joki politik golongan tertentu.

Bagaimana besok?
Nasib mereka?
Nasib Kuli PU.

Afrizal Akmal

0 komentar:

Posting Komentar