Puga Gampong deungon Martabat

-->
Membangun gampong, lagey cet langet. Pembangunan gampong seolah-olah telah menjadi instrumen penting dengan harapan membawa dampak luas pada kehidupan masyarakatnya. Padahal, proses pembangunan gampong yang tengah berjalan pada kenyataannya tidak menjadikan gampong berubah dan berkembang menjadi lebih baik, malah sebaliknya – tak bermakna.

Gampong-gampong tetap berada dalam kemiskinan dan keterbelakangan. Gampong tetap masih sebagai penyangga kota dan sektor pertanian yang menjadi sektor utama di gampong tetap sebatas penyangga gerak industrialisasi. Man kiban ta peuphom masalah nyan?
Ada masalah-masalah krusial yang menyangkut tatanan dan langkah-langkah yang diambil oleh “pabrik” pembangunan. Masalah yang ada bukanlah hanya sekedar persoalan dalam implementasi. Kita terjebak dalam jaring nihil ketika perspektif yang digunakan bukanlah suatu perspektif yang hendak membebaskan gampong dan kemudian memfasilitasi roda gerak maju perkembangan gampong, malah sebaliknya.
Untuk mengubah wajah gampong, diperlukan sebuah pandangan, perspektif baru yang bekle ta peujet gampong seubagow lapek gaki atau objek, tetapi tempatkanlah gampong pada posisi yang bermartabat dari proses yang hendak kita bangun. Semoga!!.
Bek meutang-meuntang ka jeut jeu bupati, ka jak timbak leumo. Nyak mabok teungku..
Lagey bupati gampong lon..

0 komentar:

Posting Komentar