Hari Bumi, Sebuah Refleksi

-->
Bagi aktivis lingkungan hidup, hari bumi merupakan salah satu agenda rutin yang dirayakan setiap pertengahan tahun. Kecemasan terhadap dampak degradasi lingkungan hidup telah membawa manusia pada suatu kesadaran tentang pentingnya pelestarian alam.

Akan tetapi, perbedaan visi dan kepentingan seringkali menempatkan masalah ini dalam figura yang problematis. Kepentingan ekonomi yang berorientasi jangka pendek dari golongan tertentu masih dipertentangkan dengan kepentingan pelestarian ekologi. 

Akibatnya, agenda pelestarian alam yang berdimensi jangka panjang seringkali terabaikan.
Lalu bagaimana sebenarnya merefleksikan secara tepat peringatan hari bumi agar bisa memberi warna yang menarik pada isu-isu kerusakan alam. Apakah hari bumi yang sering bersifat perayaan telah direfleksikan kedalam pikiran dan tingkah laku kita yang merayakannya?

Sangat menarik apa yang disampaikan teman Andri Sofda dalam blognya, “jadilah individu yang peduli. Memperingati hari bumi bukanlah semata pada tingkat kegiatan seremonial semata, namun harus kita maknai arti pentingnya bentuk kepedulian kita dalam kehidupan sehari-hari. berpartisipasi dalam even-even serupa bukan berarti kita telah amat peduli pada planet bumi ini, karena ideologi sekelompok orang atau individu-individu itu akan tercermin dari kesehariannya.”

Selamat HARI BUMI, semoga kita tidak terjebak dalam jaring nihilisme yang bersifat ‘perayaan saja.’ Sebuah refleksi yang penting untuk dimaknai oleh penghuni bumi.

0 komentar:

Posting Komentar