Inisiatif

Donasi

Hutan Wakaf

Tindakan konservasi secara langsung melalui pembelian lahan kritis. Diperuntukkan untuk membangun hutan yang berfungsi secara ekologis, baik sebagai sumber mata air, maupun sebagai penyerap karbon, tempat bersarangnya burung-burung, lebah madu, primata dan species lainnya

Donate Now
Rafting

Sungai

Jantho

Menikmati serunya Rafting di Sungai Jantho sekitar Hutan Wakaf setelah menanam pohon

Donate Now
Rafting

Sungai

Jantho

Menikmati serunya Rafting di Sungai Jantho sekitar Hutan Wakaf setelah menanam pohon

Donate Now
Merchandise

T-Shirt

Donasi

Merchandise ini adalah bagian dari fundraising untuk mendukung inisiatif konservasi Hutan Wakaf di Aceh disamping pengumpulan dana tunai

Buy Now
Inisiatif

Donasi

Hutan Wakaf

Tindakan konservasi secara langsung melalui pembelian lahan kritis. Diperuntukkan untuk membangun hutan yang berfungsi secara ekologis, baik sebagai sumber mata air, maupun sebagai penyerap karbon, tempat bersarangnya burung-burung, lebah madu, primata dan species lainnya

Donate Now
Inisiatif

Donasi

Hutan Wakaf

Tindakan konservasi secara langsung melalui pembelian lahan kritis. Diperuntukkan untuk membangun hutan yang berfungsi secara ekologis, baik sebagai sumber mata air, maupun sebagai penyerap karbon, tempat bersarangnya burung-burung, lebah madu, primata dan species lainnya

Donate Now
Inisiatif

Donasi

Hutan Wakaf

Tindakan konservasi secara langsung melalui pembelian lahan kritis. Diperuntukkan untuk membangun hutan yang berfungsi secara ekologis, baik sebagai sumber mata air, maupun sebagai penyerap karbon, tempat bersarangnya burung-burung, lebah madu, primata dan species lainnya

Donate Now

bercerita tentang hutan, Mengedarkan Komunike

  • Mengedarkan komunike

  • Refleksi peristiwa

  • Membongkar mitos-mitos

  • Inisiatif konservasi

  • Donasi publik

Official Blog

Azanuddin Kurnia Cover Shot



Saat ini Hutan Wakaf telah menjadi bola salju, sudah banyak pihak yang ikut terlibat. Dan ini telah menjadi gerakan moral yang bisa memberikan alternatif pengelolaan hutan | Azanuddin Kurnia, SP, MP

Cepot

Dalam sebuah perjalanan singkat, saya kembali berjumpa dengan teman seangkatan. Cepot, seorang yang pernah memilih jalan kehidupan menjadi salah seorang paling ekstrim di dunia. Pada era 1997 ia bergabung dengan sebuah program ekplorasi pulau Bangkaru pimpinan alm. Kasim Arifin.

"Sedikit orang yang bisa pulang dengan waras saat anda memilih untuk bergabung dalam program ini", ungkap Cepot.

Ya, Cepot adalah salah satu orang yang berhasil pulang dengan selamat. Satu orang tewas dan beberapa lainnya telah gila permanen terinfeksi parasit malaria tropika.

Sebenarnya Bangkaru memiliki arti "Perompak", dimana sebelum pulau ini menjadi perhatian destinasi wisata, jauh sebelum era itu para perompak atau bajak laut memilih pulau ini sebagai tempat bersembunyi dan memata-matai setiap kapal yang lewat.

Saya menikmati cerita Cepot yang penuh semangat, sambil menyadari bahwa sebenarnya ia tidak benar-benar waras. Saya rasa ada sisa efek parasit malaria tropika yang tersisa.

Catatan ini adalah bentuk apresiasi saya untuk Cepot.

| Afrizal Akmal |. 



Prof. Syamsul Rijal Cover Shot

Gerakan Hutan Wakaf ini adalah gerakan masa depan. Dia prospektif dan futuristik. Menjadi tempat riset bagi para generasi | Prof. Syamsul Rijal, Guru Besar UIN Ar-Raniry.

Hirundo rustica

Pulang dari hutan wakaf, kami singgah di Samahani untuk makan malam. Saat ingin beranjak kembali pulang, dari atas tiang kabel listrik sudah bertengger sejumlah keluarga burung migran. Kami pun menikmati suasana itu.
Dalam rombongan kami ada Heri Tarmizi Abdulthaleb yang menjelaskan bahwa burung-burung itu berasal dari Siberia. Mereka menempuh ribuan kilometer dari belahan bumi bagian utara saat sedang memasuki musim dingin. Mereka akan kembali pulang pada bulan maret nanti.
Saya pun terkagum dengan penjelasan Heri.
Maka benar bahwa setiap orang yang saya jumpai adalah guru.
Hadir dalam rombongan kami Imar MarhamahQudus Husein IIHeri Tarmizi AbdulthalebTeuku Farhan, Ratno, Richard Sandoval.