Inisiatif

Donasi

Hutan Wakaf

Tindakan konservasi secara langsung melalui pembelian lahan kritis. Diperuntukkan untuk membangun hutan yang berfungsi secara ekologis, baik sebagai sumber mata air, maupun sebagai penyerap karbon, tempat bersarangnya burung-burung, lebah madu, primata dan species lainnya

Donate Now
Rafting

Sungai

Jantho

Menikmati serunya Rafting di Sungai Jantho sekitar Hutan Wakaf setelah menanam pohon

Donate Now
Rafting

Sungai

Jantho

Menikmati serunya Rafting di Sungai Jantho sekitar Hutan Wakaf setelah menanam pohon

Donate Now
Merchandise

T-Shirt

Donasi

Merchandise ini adalah bagian dari fundraising untuk mendukung inisiatif konservasi Hutan Wakaf di Aceh disamping pengumpulan dana tunai

Buy Now
Inisiatif

Donasi

Hutan Wakaf

Tindakan konservasi secara langsung melalui pembelian lahan kritis. Diperuntukkan untuk membangun hutan yang berfungsi secara ekologis, baik sebagai sumber mata air, maupun sebagai penyerap karbon, tempat bersarangnya burung-burung, lebah madu, primata dan species lainnya

Donate Now
Inisiatif

Donasi

Hutan Wakaf

Tindakan konservasi secara langsung melalui pembelian lahan kritis. Diperuntukkan untuk membangun hutan yang berfungsi secara ekologis, baik sebagai sumber mata air, maupun sebagai penyerap karbon, tempat bersarangnya burung-burung, lebah madu, primata dan species lainnya

Donate Now
Inisiatif

Donasi

Hutan Wakaf

Tindakan konservasi secara langsung melalui pembelian lahan kritis. Diperuntukkan untuk membangun hutan yang berfungsi secara ekologis, baik sebagai sumber mata air, maupun sebagai penyerap karbon, tempat bersarangnya burung-burung, lebah madu, primata dan species lainnya

Donate Now

bercerita tentang hutan, Mengedarkan Komunike

  • Mengedarkan komunike

  • Refleksi peristiwa

  • Membongkar mitos-mitos

  • Inisiatif konservasi

  • Donasi publik

Official Blog

Prof. Fachruddin Mangunjaya Presentasikan Hutan Wakaf di Universitas Indonesia.

Prof. Fachruddin Mangunjaya Mendapat kehormatan utuk menjadi salah satu narasumber FGD yang membahas tentang Hutan Wakaf di Aceh. Di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Wakaf Hutan menjadi bahasan menarik karena ada inovasi baru dalam wakaf dan upaya konservasi. Legal aspek kegiatan ini perlu dilakukan sementara secara syariat, upaya ini dianggap sebuah upaya menuju maslahat untuk mendukung kemanusiaan, mencegah bencana dan mendukung keberlanjutan yang sesuai dengan maqasid syariah.



Riset Tim Peneliti Fakultas Hukum UI 2018 di Hutan Wakaf


Wakaf yang diperuntukkan bagi lingkungan hidup ternyata memiliki potensi yang nyata dan cukup besar dalam rangka perbaikan lingkungan hidup.

Renungan Alam

Pagi tadi - Minggu, 15.07.18, Metro TV menyiarkan tentang ancaman gagal panen persawahan Aceh Barat, dampak kesulitan air di sana. Pertengahan 2017, Aceh Besar juga mengalami hal serupa. Tersirat kita kita gagal memberdayakan air untuk ragam keperluan.

Di sisi lain kondisi lahan gersang terbiarkan tanpa tumbuhan sebagai penahan (unsur perlambatan) air agar tidak cepat terbuang. Salah satunya terlihat di kawasan perbukitan Blang Bintang hingga Krueng Raya, Aceh Besar.

Menariknya, terdapat lekukan berupa lembah-lembah kecil dalam jumlah besar di kawasan gersang itu. Secara visual, lembah-lembah kecil itu berpotensi memperlancar air hujan terbuang ke laut.

Idealnya, air hujan yang turun pada waktu tertentu tidak boleh terbuang sebelum berproses di daratan, seperti menyusup ke dalam tanah, menguap di daratan, dan lain sebagainya.

Untuk melakukan upaya 'me-lama-kan' tugas air di daratan tidaklah terlalu sulit. Modal utamanya hanyalah 'kepedulian' dan 'kesediaan'.

Kepeduliaan dalam artian menyimpulkan kondisi negatif yang terjadi, sedangkan kesediaan boleh dipahami sebagai penyiapan sumberdaya untuk berbenah.

Upaya pembenahan dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana yang tidak membutuhkan pemikiran terlalu rumit dan biaya yang relatif besar. Artinya, persoalan tidak sulit untuk diatasi dan tidak akan selesai dengan keluhan dan hujatan.

Bravo Hutan Wakaf....

| Razuardi Essex |